The Art of War

Hmmm,, sebetulnya sih ini artikel dari Forum UF yang secara turun temurun dari guild ke guild selalu gw post untuk selalu mengingatkan gw kalau gw dihadapkan untuk memimpin organisasi ataupun buat pemimpin di guild tersebut buat bisa lebih baik memimpin organisasinya. Berhubung UF dan KM dah bubar,,, gw khawatir suatu saat mungkin semua artikel2 berguna di Forumnya juga bakal hilang dimakan waktu...

Dari karena itu gw post lagi deh disini jadi ajarannya masih terjaga ^^....

Selamat menikmati...

 

Ini beberapa Art of War yg menurut gw penting dalam Art Of War nya Sun Tzu, semoga berguna!

1. Gagal memberikan perintah yg sungguh2 dpt diingat oleh pasukan = salah komandan

2. Gagal memberikan perintah dan aba2 yg jelas = salah komandan

3. Tapi bila komandan sudah memberikan perintah dgn jelas, pasukan yg salah bila tidak patuh

4a. Beri hukuman pada yg tidak patuh didepan umum sehingga yang lain mulai takut

4b. Tapi beri hadiah pada yang memberikan prestasi menonjol didepan umum sehingga yang lain mulai mengikuti

5. Yg hrs dipertimbangkan dlm mempelajari peperangan

Moral
Alam
Situasi
Kepemimpinan
Disiplin

- Moral: alasan ini memudahkan rakyat & pemerintah memiliki keyakinan bersama. Ex: Mengapa berperang?
efek: rakyat mau bergabung untuk ikut membantu.
- Alam: Cuaca, iklim, keterbatasan waktu.
- Situasi: Jarak, kondisi fisik.
- Kepemimpinan : Bijak, PD, belas kasihan, keberanian, keteguhan, dll
- Disiplin - Sistem imbalan, ancaman hukuman, logistik, dll

6. Kalkulasi
Pelajarilah:
Siapa yg dpt mempersatukan rakyat dan militer?
Siapa yg memiliki komandan lebih baik?
Siapa yg dpt memanfaatkan iklim & keadaan suatu daerah?
Siapa yg dpt memberikan perintah & disiplin yg baik?
Pasukan siapa yg tangguh?
Pasukan siapa yg lebih terlatih?
Pasukan siapa yg memiliki sistem imbalan & ancaman hukuman yg adil?
Semua ini untuk mengkalkulasi hasil perang!

7. yg mampu harus berpura2 tidak mampu
8. tampillah seolah tidak ada apa2 saat justru sedang mengaktifkan kekuatan
9. Bila ingin menyerbu yg dekat, buat seolah-olah ingin menyerang jauh dan sebaliknya.
10. Pancing musuh dgn umpan kecil, hancurkan setelah menyebar perselisihan
11. Hati2 bila musuh selalu siaga tanpa kelemahan
12. Mundur sementara jika musuh kuat
13. Pancing amarah musuh
14. Pura2lah lemah hingga musuh terlalu PD
15. Buat perselisihan jika musuh bersatu padu
16. Serang begitu musuh tdk siap siaga
17. Timbanglah kekuatan & kelemahan sendiri dan musuh
18. Semua ongkos perang harus dpt terpenuhi
19. Tujuan bala tentara = menang perang
20. Kalau diperpanjang, kekuatan & moral akan luntur
21. Yg terlalu berlarut pun akan menghabiskan simpanan negara
22. Bila terjadi, adalah saat tepat bagi negara lain untuk menyerang.
23. Pancinglah amarah pasukanmu untuk membuat motivasi membunuh
24. Buatlah warna dan ciri lambang musuh menjadi milikmu
25. Manfaatkan musuh untuk berperang dalam pihakmu
26. Lebih baik menang dgn memaksa musuh menyerah tanpa mendapatkan perlawanan (dgn gertakan)
27. Alihkan keinginan musuh melalui diplomasi
28. Cara lain adalah dgn kekerasan
29. Hrs sabar dlm merencanakan serangan
30. Perbandingan jumlah pasukan : musuh bila
10:1 > kepung & hancurkan
5 : 1 > gabung & serang
2 : 1 > serang dari 2 arah
1 : 1 > Cari kelemahan dan seranglah lebih dahulu
1 : 2 > Bertahan, hindari konfrontasi
1 : 10 > berkelitlah dr serangannya

31. Penguasa bs membahayakan militer dgn 3 cara:
- memerintah untuk menyerang dan bertahan tdk tepat waktunya (mengganggu perintah komandan)
- memperlakukan militer tanpa tahu dapat membahayakan militer
- mengambil tongkat komando tanpa paham strategi
32. Harus mengenal musuh, diri sendiri
33. musuh harus membuat kesalahan besar baru ktia dapat mengalahkannya
34 yg tidak yakin menang = def. begitu jg sebaliknya
35. Mereka yg cakap dlm hal bertahan seolah2 tak tampak oleh musuhnya
36. Mereka yg cakap dlm def akan menang bila tiba saatnya menyerang
37. Harus cakap dlm 5 bidang berikut ini
Mengukur jarak
Memperkirakan ongkos
Merencanakan peperangan
Mempelajari kekuatan
Memperhitungkan kesempatan
38. Mengatur peasukan besar = kecil, yg penting pengorganisasiannya
39. Mengomando pasukan besar = kecil, yg penting komunikasinya
40. Pasukan yg mampu melakukan kejutan menang
41. Kekuatan yg sgt besar sering tdk dpt dihentikan
42. Gertaklah musuh sehingga tdk mungkin mencapai tempat yg mereka kehendaki
43. Bila musuh dlm keadaan tenang = gangu
Bila musuh dlm keadaan cukup makan = buat lapar
Bila musuh dlm keadaan tetap tenang = usir

44. Strategi tidak boleh kaku tp harus seperti air yang mengikuti bentuknya dan selalu serang yg lemah drpd yg uat
45. Lebih baik bersiap berperang drpd berharap bahwa musuh tdk akan pernah dtg menyerang
46. 5 Kelemahan umum komandan
saat ia sembarangan, mudah membunuh dia
saat ia takut, mudah menangkapnya
saat ia marah, mudah menghasutnya
saat ia sensitif, mudah membuat merasa terhina
sat ia emosioal, mudah membuat gelisah dia
47. Jika musuh tampil mantap = yakin akan kekuatannya
jika musuh menantang = mereka cemas gerak maju lawannya
48. Jika musuh semakin meningkatkan persiapannya namun membawa pesan yg mereka kirim muncul dgn rendah hati& sopan santun = akan menyerang
49 Jika tergesa2 dan pesan membawa keangkuhan, mereka mundur

Tambahan dari ajaran lain (Confucius, Tao, Sam Kok, etc)

- Apabila kita dalam keadaan perang, mengetahui kekuatan kita tanpa mengetahui kekuatan musuh peluang untuk menang 50-50

- Mengetahui kekuatan kita dan mengetahui kekuatan musuh peluang masih 50-50

- Mengetahui kekuatan kita, mengetahui kekekuatan musuh dan mengetahui kondisi alam, tempat dan waktu maka peluang menang pasti akan di tangan kita.

Maka dengan kata lain apabila kita telah mengetahui kekuatan kita, mengetahui kekuatan musuh dan juga keadaan dimana perang itu berlangsung misalnya posisi tempat perang, kondisi lingkungan yang mendukung, Dan yang terpenting adalah didukung dengan PERENCANAAN yang matang maka tidak akan salah lagi apabila kita akan memenangkan peperangan tersebut. Dapat dirangkum bahwa kondisi lingkungan serta perencanaan adalah hal yang paling penting dalam memenangkan suatu peperangan.

Zilu bertanya " Jka guru memimpin pasukan yang hebat, orang seperti apa yang guru inginkan bersama anda ? Sang guru berkata " Saya tidak akan membawa orang yang dapat bertarung dengan harimau dengan tangan kosong atau menyebrangi sungan tanpa perahu. Saya ingin seorang yang mendekati kesukaran dengan hati dan yang memilih untuk sukses dengan strategi

Konficius

Jika kamu masuk ke dalam medan perang terlebih dulu, kamu mempunyai waktu untuk beristirahat dan menunggu musuh. Jika kamu terlambat dan musuh sedang menunggumu, kamu bertindak dengan tergesa-gesa begitu memasuki medan perang. Dengan begitu, kamu tidak berada pada kondisi yang terbaik.

Seorang Jendral yang baik akan memaksa musuh untuk memasuki medan pertempuran bukan dipaksa untuk berperang. Dengan prinsip yang sama, jangan berikan kesempatan kepada musuh untuk bernapas. Jangan memberikan mereka kesempatan untuk memulihkan diri.Tetaplan menekan untuk melemahkan mereka.


Beberapa medan peperangan terbentuk sedemikian rupa sehingga siapapun yang sampai disana terlebih dahululah yang akan mendapat keuntungan. Cobalah untuk mendahului musuh. Tetapi jika musuh datang terlebih dahulu. Janganlah mencoba untuk merampas pusat kekuatannya. karena mungkin akan terlalu mahal harganya bagimu untuk merebutnya.


1. kenalin dulu diri qta sendiri.. what a weakness what a advantage.

2. Liat situasi dulu/keadaan lapangan.analisis what happend at field

3. Liat kondisi musuh... cari kelemahan dan kekuatannya..

4. pergunakan kekuatan musuh menjadi senjata bagi qta.

5. rajin2 menghitung, hitung keuntungan maksudnya

 

"Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih" - Lau Tse